| Suasana Pembukaan PORSENIJAR PGRI |
Dailynusantara.id, Landak — Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, secara resmi membuka Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (PORSENIJAR) PGRI Kabupaten Landak Tahun 2026 yang dipusatkan di halaman SMAN 1 Ngabang pada Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 09.00 WIB.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Landak atau yang mewakili, Kaban Kesbangpol Landak, perwakilan Dinas Pendidikan, Kakan Kementerian Agama Kabupaten Landak, Ketua Pengurus Kabupaten PGRI Landak, para ketua pengurus cabang PGRI se-Kabupaten Landak, kepala sekolah se-Kecamatan Ngabang dan Jelimpo, serta para peserta PORSENIJAR dan undangan lainnya.
Mengusung tema "Solidaritas Guru Berkualitas Menuju Indonesia Unggul dan Berdaulat", kegiatan ini dinilai sebagai momentum strategis untuk mempererat silaturahmi serta solidaritas antarguru, baik yang bertugas di perkotaan maupun di kecamatan-kecamatan yang jauh dari Kota Ngabang.
Dalam sambutannya, Bupati Karolin memberikan apresiasi tinggi kepada PGRI Kabupaten Landak atas terselenggaranya kegiatan positif tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga kebugaran dan kreativitas guru, sebab guru yang sehat secara jasmani dan kreatif dalam bidang seni maupun olahraga akan menghasilkan kualitas pembelajaran yang lebih baik di dalam kelas.
"Hakikat mendidik bukan sekadar mengisi kepala atau mentransfer pengetahuan secara kaku, melainkan proses memanusiakan manusia dan menyalakan kesadaran kritis," ujar Karolin dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Bupati Karolin juga menyinggung kondisi kuota tenaga pendidik dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Landak, di mana sebagian besar dari ribuan ASN di daerah tersebut merupakan guru. Ia mengingatkan agar para guru senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental melalui aktivitas olahraga serta seni guna menghindari kepenatan rutinitas mengajar.
PORSENIJAR PGRI Kabupaten Landak Tahun 2026 ini mempertandingkan sembilan cabang olahraga—meliputi futsal, bola voli, bulu tangkis, sepak takraw, dan tenis meja—serta empat cabang seni yang terdiri atas seni lukis, tari tunggal, menyanyi solo, dan paduan suara.
Bupati Karolin berpesan kepada seluruh peserta agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, menjadikan ajang ini sebagai sarana memperkuat kebersamaan, serta tidak memaksakan diri secara berlebihan. Ia juga berpesan agar para guru terus menjalankan tugas mendidik generasi penerus bangsa dengan penuh rasa tanggung jawab demi kualitas masyarakat Kabupaten Landak yang lebih baik. (Red)