![]() |
| Proses Pemadaman Api |
Dailynusantara.id, Landak – Kebakaran hebat melanda empat unit rumah toko (ruko) di Jalan Pemuda (Samping Citra Swalayan), Dusun Tungkul, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Senin (19/10/2026) dini hari.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.20 WIB tersebut mengakibatkan empat ruko hangus terbakar serta menelan dua korban jiwa.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak, S. Suseno Caroko Hadi membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut.
"Kebakaran melanda empat unit ruko di Jalan Pemuda, Dusun Tungkul. Api diperkirakan mulai muncul antara pukul 02.00 WIB hingga 03.20 WIB," ujar Suseno dalam laporan resminya, Senin (19/10/2026).
Suseno menjelaskan, berdasarkan informasi awal dari saksi mata bernama Ahoi (35), kobaran api diduga bermula dari salah satu ruko yang difungsikan sebagai usaha laundry.
Mengetahui munculnya titik api, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara swadaya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran setempat.
Namun, lantaran material bangunan ruko sebagian besar terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
![]() |
| Proses Pendinginan Area Pasca Apa Dipadamkan |
Sebanyak empat ruko terdampak dalam musibah ini, yakni Rumah Makan Capcai milik Li Hen Khin, usaha laundry milik Sinorto/Shinke, toko obat milik Susanto, serta toko pakaian milik Pindy Gunawan.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif oleh tim gabungan yang terdiri dari Damkar BPBD Kab. Landak, Damkar Bhakti Suci Ngabang, Damkar Bhakti Sentosa Ngabang, Damkar Bhakti Damai Sosok, serta diterjunkan Unit Water Cannon Polres Landak.
"Api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim pemadam gabungan bersama warga sekitar pada pukul 06.30 WIB. Petugas juga langsung melakukan proses pendinginan untuk mencegah api merambat ke bangunan lain," jelas Suseno.
Insiden ini mengakibatkan dua orang karyawan usaha laundry meninggal dunia. Kedua korban teridentifikasi bernama Saira dan Kartini, yang merupakan perempuan asal Meranti.
Saat ini, kedua jenazah korban tewas telah mendapatkan penanganan dan kasus ini sedang ditangani oleh Tim Inafis Polres Landak.
Mengenai penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian materiil, BPBD menyatakan hal tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pendataan oleh pihak berwenang.
"Dugaan sementara sumber api berasal dari tempat usaha laundry, namun penyebab pastinya serta total kerugian materiil masih dalam penyelidikan pihak Polres Landak," pungkas Suseno. (Red)

