Polda Kalbar dan Pemkab Landak Garap 120 Hektar Lahan Eks Perusahaan untuk Swasembada Jagung

Polda Kalbar dan Pemkab Landak Garap 120 Hektar Lahan Eks Perusahaan untuk Swasembada Jagung

Editor: DailyNusantara.id author photo
Suasana Penanaman Jagung

Dailynusantara.id, Landak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Landak memulai langkah nyata penguatan ketahanan pangan melalui penanaman jagung serentak di Desa Nyiin, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, Senin (9/3/2026). Langkah ini memanfaatkan lahan eks PT Sinar Dinamika Kapuas sebagai sentra produksi baru.

Penanaman serentak kuartal I tahun 2026 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Barat Inspektur Jenderal (Pol) Pipit Rismanto bersama Bupati Landak Karolin Margret Natasa di Demplot 2 Polres Landak.

Irjen Pipit Rismanto menjelaskan bahwa saat ini lahan yang telah dibuka mencapai 120 hektar. Meski masih terdapat kendala teknis, terutama terkait akses jalan menuju lokasi, potensi perluasan lahan masih sangat terbuka lebar.

"Ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. Saat ini memang baru sekitar 120 hektar karena ada kendala akses yang harus kita benahi secara bertahap. Namun, potensinya akan terus berkembang," ujar Pipit.

Pipit menambahkan, Kabupaten Landak memiliki potensi strategis untuk menjadi lumbung jagung di Kalimantan Barat. Hal ini didukung oleh rencana investasi sektor swasta serta kepastian serapan pasar melalui Perum Bulog.

Lebih jauh, pengembangan komoditas jagung di wilayah ini disiapkan untuk mendukung industri peternakan ayam yang membutuhkan pasokan pakan dalam jumlah besar. 

"Harapannya, lokasi ini menjadi percontohan bagi kabupaten lain di Kalbar dalam hal kemandirian pangan," tambahnya.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Polri tersebut. Menurut Karolin, wilayah Desa Nyiin memiliki cadangan lahan yang cukup luas untuk dikonversi menjadi lahan produktif.

"Di lokasi ini saja potensi lahannya masih sekitar 1.000 hektar. Kami berharap seluruh pemangku kepentingan bisa bekerja sama," kata Karolin.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan jagung di Landak merupakan bagian dari rantai pasok (supply chain) untuk mendukung program strategis nasional, khususnya hilirisasi peternakan ayam yang direncanakan berpusat di Kawasan Industri Mandor.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kalbar dan Kabupaten Landak, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalbar, Bulog Pontianak, serta para pimpinan perbankan dan perusahaan setempat. Kehadiran berbagai elemen ini menandakan adanya sinergi lintas sektoral untuk memastikan keberlanjutan program dari hulu hingga hilir.

Usai melakukan penanaman secara simbolis dan meninjau lahan, Kapolda Kalbar beserta rombongan melanjutkan agenda dengan kegiatan buka puasa bersama di Pendopo Bupati Landak.

Ads vertikal
Share:
Komentar

Berita Terkini