Bupati Karolin Tekankan Sinergi CSR untuk Pembangunan Infrastruktur di Landak

Bupati Karolin Tekankan Sinergi CSR untuk Pembangunan Infrastruktur di Landak

Editor: DailyNusantara.id author photo
Bupati Landak saat Rakor CSR

Dailynusantara.id, Landak - Pemerintah Kabupaten Landak berupaya mendorong perusahaan-perusahaan di wilayahnya agar menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) secara tepat sasaran. Fokus utama penyaluran dana tersebut diarahkan pada perbaikan infrastruktur guna menjaga kelancaran distribusi logistik daerah.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Koordinasi Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP/CSR) di Hotel Grand Landak, Kamis (05/03/2025). 

Pertemuan ini melibatkan berbagai pelaku usaha dengan beragam skala investasi yang beroperasi di Kabupaten Landak.

"Berdasarkan evaluasi, kami mengambil prioritas tahun 2025 ini pada penanganan infrastruktur. Mengingat banyak fasilitas kita yang memerlukan penanganan mendesak," ujar Karolin dalam sesi wawancara.

Karolin mengungkapkan bahwa kebijakan memprioritaskan CSR untuk infrastruktur diambil di tengah keterbatasan dana pemerintah. Anggaran Pemerintah Daerah (Pemda) saat ini mengalami pemangkasan yang cukup signifikan.

Sinergi dengan sektor swasta melalui program CSR diharapkan mampu menutup celah pembiayaan pada fasilitas publik yang vital. Karolin menegaskan, perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan sangat krusial agar jalur distribusi barang tidak terhambat.

"Kami berharap bisa bersinergi dengan CSR agar mereka memperhatikan fasilitas seperti infrastruktur, sehingga distribusi logistik dan produk-produk kita tidak terganggu," tambahnya.

Untuk menjamin efektivitas program, Pemkab Landak mewajibkan setiap perusahaan menyusun perencanaan CSR yang matang. Pemerintah daerah juga akan melakukan pendampingan untuk memastikan program tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

"Pengawasannya akan kita perketat lagi agar sungguh-sungguh sesuai dengan rencana dan prioritas daerah," tegas Karolin.

Melalui koordinasi ini, diharapkan tidak ada lagi tumpang tindih program antara pemerintah dan swasta, sehingga dampak pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Landak secara lebih luas.(Red)

Ads vertikal
Share:
Komentar

Berita Terkini