Bupati Karolin Harap Gerakan Pramuka Jadi Wadah Peningkatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Bupati Karolin Harap Gerakan Pramuka Jadi Wadah Peningkatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Editor: DailyNusantara.id author photo
Suasana Pelantikan Kwartir Cabang dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarcab Pramuka Landak

Dailynusantara.id, Landak - Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang juga selaku Ketua Mabicab, melantik Pengurus Kwartir Cabang dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarcab Gerakan Pramuka Landak masa bakti 2025-2030, Sabtu (08/11/2025) bertempat di Aula Kantor Bupati Landak. 

Kemudian, dilakukan juga Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Landak Masa Bakti 2025-2030 oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat, H. Syarief Abdullah Alkadrie.

Turut hadir Pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat, Wakil Bupati Landak selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Landak Masa Bakti 2025-2030 beserta Andalan Cabang, Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah Landak, Camat selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting Gerakan Pramuka se-Landak, Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka se-Landak, dan tamu undangan.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa dalam sambutannya menyampaikan tugas Kwartir Cabang adalah memimpin Kwarcab sesuai masa baktinya, memimpin dan mengendalikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Kwarcab dan menentukan kebijakan pelaksanaan keputusan muscab dan pelaksanaan pendidikan dan kegiatan kepramukaan yang ditetapkan dalam rencana kerja dan program kerja Kwarcab.

"Oleh karena itu, saya titipkan kepada bapak Wakil Bupati Landak selaku Ketua Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Landak, atas gerak tumbuh dan berkembangnya pramuka di Kabupaten Landak," ucapnya.

Menurut Karolin pada hakekatnya pelantikan pengurus merupakan momentum awal masa kerja dalam melaksanakan tugas dan amanah organisasi, selanjutnya pergantian kepengurusan suatu organisasi senantiasa diikuti oleh sejumlah pengharapan bagi terciptanya peningkatan kinerja organisasi itu guna mengimbangi pesatnya tantangan zaman. 

"Di samping itu, bahwa kaderisasi dan regenerasi kepengurusan organisasi adalah suatu yang bersifat alamiah. bagaimanapun juga, setiap anggota organisasi memiliki pengharapan, memiliki potensi, sekaligus memerlukan kesempatan untuk dapat memberikan pengabdian terbaiknya. semua itu akan terwadahi dalam proses pergantian kepengurusan," terangnya.

Karolin berharap gerakan pramuka bisa terus melakukan peningkatan sumber daya manusia baik untuk pengurus kwartir, pembina, pelatih, anggota dewasa dan khususnya para peserta didik agar setiap anggota pramuka mempunyai daya saing dalam menghadapi perkembangan zaman yang penuh dengan tantangan dan peluang terutama dalam menyongsong Indonesia emas 2045 yang dimana tahun tersebut Indonesia tepat merayakan 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

"Ada tiga hal pokok yang menjadi acuan untuk mewujudkan visi Indonesia emas 2045, yaitu stabilitas bangsa yang terjaga, keberlanjutan dan kesinambungan, serta sumber daya manusia yang unggul, berkualitas dan berkarakter," tambahnya.

Terakhir dirinya menekankan agar gerakan pramuka harus mampu dan dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung pencapaian Indonesia emas 2045 melalui hard skills, soft skills, dan sosial skills bagi para anggota gerakan pramuka.

"Saya berharap agar tri satya sebagai salah satu kode kehormatan pramuka dan ikrar sebagai janji seorang pramuka dapat diimplementasikan serta diwujudkan secara nyata baik dalam gerakan pramuka maupun dalam keseharian kita sebagai warga negara Indonesia," tutup Karolin.(Red)

Ads vertikal
Share:
Komentar

Berita Terkini