Akomodir Masukan DPRD Landak, Bupati Karolin : Hanya Saja Nilainya Kecil Karena APBD 2026 Berkurang Banyak

Akomodir Masukan DPRD Landak, Bupati Karolin : Hanya Saja Nilainya Kecil Karena APBD 2026 Berkurang Banyak

Editor: DailyNusantara.id author photo
Bupati Landak saat Menyampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD

Dailynusantara.id, Landak - Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, ikuti rapat paripurna ke-8 masa persidangan I tahun 2025 bersama DPRD Landak, bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor DPRD Landak, Senin (10/11/2025)

Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Landak didampingi unsur pimpinan lainnya dengan agenda penyampaian jawaban Bupati Landak atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Landak terhadap nota keuangan dan RAPERDA tentang APBD Kabupaten Landak tahun anggara 2026.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Sekwan, dan Pimpinan OPD Landak.

Saat diwawancarai awak media Bupati Karolin menyampaikan bahwa telah mendapatkan masukan dari fraksi DPRD Landak terkait RAPBD tahun 2026 dimana dirinya mengucapkan terima kasih atas masukan yang diberikan.

"Pada prinsipnya kami juga memperhatikan masukan-masukan yang disampaikan kepada kami, namun demikian karena uangnya berkurang banyak jadi yang diminta oleh teman-teman DPRD sebenarnya sudah terakomodir dalam rancangan APBD 2026 hanya saja sangat kecil nilainya," ungkap Karolin.

Walaupun demikian, lanjut Karolin dirinya berharap ini semua bisa tepat sasaran dan sesuai dengan harapan dari DPRD Landak.

"Infrastruktur tentu akan menjadi bagian yang mendapat porsi dalam APBD 2026, tapi sekali lagi seperti yang disampaikan karena memang APBD berkurang cukup banyak yaitu 142 miliar ditambah pengurangan DAK, jadi menjadi kecil juga anggaran infrastrukturnya sementara kebutuhan kita sangat banyak," tambahan Bupati.

Dirinya berharap semoga akan ada perubahan kebijakan dan evaluasi sehingga nanti pembangunan infrastruktur bisa terlaksana juga di Kabupaten Landak meskipun tidak harus dengan skema APBD.

"Jika memang nanti programnya langsung dari pusat kami juga senang hati akan memfasilitasi, kami juga terus mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk pembangunan jalan dan jembatan yang menurut kami juga penting," ujarnya.

Lebih jauh dirinya menilai bahwa konektivitas juga sangat penting untuk mendukung program prioritas nasional seperti makan bergizi gratis dan koprasi merah putih.

"Tentunya makanan ini harus diantar ke sekolah-sekolah agar bisa dinikmati oleh anak-anak, kalau jalan dan jembatannya tidak diperbaiki program ini akan terkendala demikian juga dengan program koperasi desa merah putih seperti yang diinginkan bapak presiden," pungkas Karolin.(Red)

Ads vertikal
Share:
Komentar

Berita Terkini