2000 Gereja di Landak, Pj. Bupati Samuel : Pembangunan Jangan Terpaku Bantuan Pemerintah

Editor: DailyNusantara.id author photo
Pj. Bupati Landak Samuel saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik ST. Yohanes Stasi Jabeng 

Dailynusantara.id, Landak - Pj. Bupati Landak Samuel, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik ST. Yohanes Stasi Jabeng di Dusun Jabeng, Desa Mamek, Kecamatan Menyuke. Jumat (27/01/2023).

Dalam kesempatan tersebut Pj. Bupati Landak Samuel menyampaikan bahwa ini merupakan peletakkan batu pertama yang kesekian kalinya untuk pembangunan Gereja Katolik St. Yohanes Stasi Jabeng ini.

“Puji Tuhan masyarakat dan umat sudah bergerak bersama-sama membentuk panitia dalam pembangunan gereja ini,” ujar Samuel.

Lebih lanjut Samuel menuturkan bahwa pada tahun 2022 sebagai bentuk bantuan dari pemerintah untuk pembangunan Gereja ini telah diberikan bantuan hibah sebesar Rp 100.000.000 yang juga merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membangun melalui sisi pembinaan iman rohani masyarakat.

“Gereja di Kabupaten Landak ada sekitar 2000-an lebih. Oleh karena itu, tidak bisa juga kita berikan bantuan langsung sesuai dengan proposal yang diajukan karena memang harus dibagi-bagi juga dengan yang lain,” jelas Samuel.

Pj. Bupati Landak itu berharap agar masyarakat juga ikut bergotong-royong atau berswadaya terutama masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk memberikan bantuan dalam pembanguan gereja ini.

“Bantuan tidak hanya sebatas biaya tetapi juga bisa dengan tenaga sehingga gereja ini bisa terbangun. Semua bisa berpartisipasi dan berkontribusi. Dengan semangat yang tinggi saya yakin gereja di Stasi Jabeng ini dapat cepat selesai dan berdiri megah sehingga dapat digunakan untuk beribadah oleh para umat di stasi ini,” harap Samuel.

Ia menegaskan ketua panitia pembangunan gereja yang masih muda cukup enerjik untuk mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bahu-membahu dalam membangun gereja ini.

“Yakinlah jika kita mempunyai usaha dan tekad yang kuat maka akan banyak pihak-pihak yang tergerak untuk membantu. Namun hal tersebut harus dimulai juga dari umat di Stasi Jabeng ini terlebih dahulu,” tukasnya.

Pemerintah tentu tidak hanya sampai pada bantuan awal ini saja, sambung Samuel, nantinya juga akan dipikirkan untuk kelanjutan dari pembangunan gereja ini. Namun demikian, terkait bantuan hibah ini ada aturannya.

“Tidak boleh setiap tahun dan tidak boleh terus menerus. Memang ada bantuan yang bisa disalurkan setiap tahun, namun ada juga yang tidak boleh dilakukan secara terus menerus,” pungkas Samuel.

Samuel berharap untuk tidak hanya terpaku dengan bantuan dari pemerintah yang jumlahnya terbatas sementara kebutuhan untuk pembangunan infrastruktur juga memerlukan biaya yang cukup besar.



Penulis : Reporter

Editor : Tullahwi

Ads vertikal
Share:
Komentar

Berita Terkini