Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Kabupaten Landak Petakan Struktur Ekonomi Dekade Baru

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Kabupaten Landak Petakan Struktur Ekonomi Dekade Baru

Editor: DailyNusantara.id author photo
Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026 oleh Bupati Landak 

Dailynusantara.id, Landak — Pemerintah Kabupaten Landak secara resmi memulai pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sekaligus melepas ratusan petugas lapangan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Landak, Rabu (17/6/2026). Momentum ini diharapkan menjadi basis akurat bagi arah kebijakan pembangunan daerah selama satu dekade ke depan.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan modern mengharuskan adanya kebijakan yang berbasis data riil di lapangan (evidence-based policy). Perencanaan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran tidak lagi bisa bertumpu pada intuisi ataupun perkiraan semata.

"Sensus Ekonomi 2026 ini memiliki nilai yang sangat urgen bagi Kabupaten Landak. Ini merupakan potret menyeluruh yang memetakan struktur ekonomi, karakteristik usaha, hingga peta kekuatan korporasi maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di 13 kecamatan," ujar Karolin dalam sambutannya.  

Menurut Karolin, data yang dihasilkan dari SE2026 akan menjadi instrumen navigasi utama pemerintah daerah dalam merumuskan dua aspek besar pembangunan. Pertama, perencanaan pembangunan sektor ekonomi makro dan mikro, termasuk penyusunan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Data tersebut akan memperlihatkan sektor-sektor penggerak utama, sektor yang stagnan, serta sektor potensial baru seperti pertanian, perikanan, perdagangan, maupun industri pengolahan yang memerlukan stimulus insentif atau kemudahan investasi.  

Aspek kedua berkaitan dengan intervensi sosial ekonomi dan pemberdayaan UMKM. Melalui sensus ini, pemerintah daerah akan memperoleh direktori usaha yang valid, termasuk sektor informal yang menyerap tenaga kerja terbesar. Karolin menggarisbawahi pentingnya akurasi ini agar program bantuan modal, pelatihan digitalisasi, dan perluasan akses pasar dapat berjalan tepat sasaran.  

"Kita tidak menginginkan lagi ada program bantuan atau intervensi kebijakan sosial ekonomi yang salah sasaran hanya karena data yang kita miliki sudah usang. Dengan menyukseskan SE2026, kita sedang mengamankan arah pembangunan Landak untuk satu dekade ke depan," tutur Bupati Landak.  

Secara khusus, Bupati Landak memberikan pembekalan kepada para petugas lapangan yang akan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa kualitas data nasional maupun daerah berada sepenuhnya di tangan para petugas sebagai ujung tombak. Integritas, profesionalisme, serta kepatuhan pada kode etik statistik menjadi hal mutlak yang harus dijaga.  

"Satu data yang salah saudara catat, akan menghasilkan kebijakan yang salah. Sebaliknya, kejujuran, ketelitian, dan kegigihan saudara dalam mencatat akan menghasilkan kebijakan yang menyejahterakan masyarakat," pesan Karolin kepada perwakilan petugas sensus.  

Guna memastikan kelancaran pelaksanaan agenda nasional ini, Karolin menginstruksikan seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan BUMN/BUMD, perbankan, asosiasi usaha seperti Kadin dan PHRI, hingga aparat kecamatan, kepala desa, dan ketua RT/RW untuk memberikan dukungan penuh.  

Masyarakat dan para pelaku usaha diimbau untuk menerima para petugas lapangan dengan tangan terbuka serta memberikan jawaban yang jujur apa adanya. Sinergi tanpa perwakilan dari seluruh elemen dinilai menjadi kunci utama kesuksesan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Landak.  

Acara pencanangan dan pelepasan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Landak, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Landak beserta jajaran, pimpinan instansi vertikal, serta perwakilan petugas lapangan yang siap mengemban tugas mulia di seluruh penjuru Kabupaten Landak.(Red)

Ads vertikal
Share:
Komentar

Berita Terkini